Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menulis Alamat Paket Pengirim dan Penerima yang Benar

Penting untuk diperhatikan terkait cara menulis alamat paket karena hal ini sering diabaikan dan dianggap sepele oleh pembeli maupun penjual online. Alamat yang kurang jelas dan kurang lengkap dapat beresiko paket tidak sampai bahkan bisa nyasar ke alamat yang salah.

Cara Menulis Alamat Paket

Kalau Anda ingin paket tiba di tujuan lokasi yang tepat, Anda perlu tahu bagaimana cara menuliskan alamat paket dengan lengkap dan jelas, begitupun pemilihan ekspedisi pengiriman seperti JNE, ketahui perbedaan JNE OKE, REG dan YES agar paket dapat terkirim sesuai kondisi dan kebutuhan.

Di artikel kali ini akan diulas secara lengkap tahapan dan caranya buat Anda. Berikut info selengkapnya.

Cara Menulis Alamat Penerima Paket

Terdapat 3 poin penting yang harus tertera dipembungkus paket saat anda ingin mengirim paket:

  • Nama Penerima
  • Alamat Penerima
  • No Telp/hp

Sebagai contoh:

Nama Penerima: Ahmad Sarmuji (Pak RT)

Alamat Penerima: Perum Taman Bunga Jl. Pahlawan RT 100 RW 100 No.100 Kel. Mawar Kec. Melati Kota. Bandung Kodepos 101010 Jawabarat

No Hp: 08123456789

Dari contoh dan 3 poin diatas, masing-masing memiliki maksud dan tujuannya, berikut ini penjelasannya:

1. Nama Lengkap

Info penting pertama yang mesti ada yaitu nama lengkap pengirim dan juga penerima. Nama ditulis sesuai tanda pengenal diri. Jika perlu Anda bisa menambahkan nama panggilan / julukan / jabatan yang lebih dikenal oleh tetangga disekitar tempat tinggal.

Contoh pengiriman paket barang dengan nama lengkap: Ahmad Sarmuji yang lebih dikenal sebagai Pak Muji (Pak RT), maka penulisan nama bisa seperti: Ahmad Sarmuji (Pak Muji) atau Ahmad Sarmuji (Pak RT)

2. Alamat Lengkap

Paket tentunya tidak akan dapat dikirim jika tidak memiliki alamat tujuan. Jadi, penting untuk menulis alamat yang jelas, mudah dibaca dan selengkap mungkin. Contoh alamat lengkap terdiri dari 9 poin dibawah ini:

  1. Nama Perumahan/Gedung (Opsional)
  2. Nama jalan/tempat
  3. Nomor rumah
  4. RT dan RW
  5. Kelurahan/Desa
  6. Kecamatan
  7. Kota/Kabupaten
  8. Kode pos
  9. Provinsi (Opsional)

Jadi tulislah alamat sejelas mungkin meliputi 9 poin diatas. Untuk poin 1 itu opsional saja jika ada, sedangkan untuk provinsi juga opsional, jika paket dikirim masih 1 provinsi yang sama, tidak perlu di tulis, sedangkan jika beda provinsi, maka sebaiknya di tulis.

Namun bagaimana jika tinggal di pelosok yang alamatnya tidak selengkap diatas? yang biasanya tidak dilengkapi nama jalan, nomor rumah bahkan RT/RW pun tidak ada. Jika demikian, solusinya Anda perlu memperjelas nama Dusun, Kelurahan/Desa-Kecamatan, Kabupaten serta nama lokasi terdekat disekitar rumah anda, agar paket bisa sampai didepan rumah anda.

Di lain sisi ada yang tidak bersedia memberikan alamat lengkap dengan alasan privasi. Tak usah khawatir, ada solusinya, anda hanya perlu memberikan alamat dengan 7 poin saja, yakni tanpa nomor rumah dan RT RW, dengan konsekuensi anda harus mengambil paket sendiri ke gudang ekspedisi terdekat di kota anda, atau sesuai arahan dari pihak ekspedisi pengiriman yang mengkonfirmasi via WhatsApp atau SMS/Telp.

3. Nomor Telepon/HP

Teknologi komunikasi mempermudah banyak hal termasuk pengiriman paket. Nomor telepon atau nomor HP yang aktif untuk penerima paket perlu dicantumkan. 

Sebaiknya gunakan no hp yang aktif dan terhubung ke internet, hal ini bertujuan untuk mempermudah kurir dalam menghubungi penerima via Tel/SMS/ WhatsApp jika paket sedang dalam perjalanan atau jika terjadi kendala saat pengiriman dan mempermudah untuk menghubungi penerima apabila alamat tidak ditemukan.

Cara Menulis Alamat Pengirim Paket

Nah untuk anda selaku penjual online yang ingin mengirim paket, tentu harus mengisi data pengirim. Sebagaimana data penerima, data penjual pun setidaknya ada 3 poin yang mesti anda tulis sebagai pengirim. yakni Nama, Alamat dan No Hp.

1. Nama Lengkap

Untuk nama sebaiknya gunakan nama lengkap, meski sebenarnya tidak lengkap pun tidak apa-apa, atau bagi anda yang sudah memiliki kios / toko fisik, bisa pakai nama Toko.

2. Alamat

Nah untuk alamat pengirim, apa harus jelas dan lengkap juga? Jawabannya, tidak harus, Sebab sepengalaman admin yang pernah berprofesi sebagai penjual online, untuk alamat hanya menggunakan nama Kecamatan dan Kota / kabupaten saja, dan beruntungnya selalu sampai tujuan tanpa kendala.

Namun jika ditulis lengkap seperti 9 poin pada alamat pengiriman diatas itu lebih baik, Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jikalau paket yang dikirim mengalami kendala dalam proses pengiriman, sehingga bisa kembali ke agen ekspedisi tempat kita mengirim paket.

3. No Hp

Yang tidak kalah penting yakni no HP pengirim. Gunakan hp yang nomornya masih aktif dan terhubung ke internet, jadi bisa dihubungi via telp, sms maupun via WhatsApp. Sama ini juga berfungsi untuk mengkonfirmasi jika paket ada kendala.

Dari penjelasan 3 poin diatas, maka kita bisa menulis 2 versi alamat paket pengirim, silahkan pilih sesuai kehendak anda. sebagai contoh berikut ini:

Versi Lengkap:

Nama Pengirim: Bagas Sujiwo

Alamat: Jl. Swadaya RT 09 RW 09 No. 09 Kel. Bambu Kuning Kec. Bambu Hijau Kota. Hutan Tua Profinsi Jawa Timur Kode Pos 12345

No Hp: 08987654321

Versi Minimalis:

Nama Pengirim: Bagas Sujiwo

Alamat: Kec. Bambu Hijau, Hutan Tua

No Hp: 08987654321

Cara Menulis Alamat Berdasarkan Jenis Paket

Setelah Anda tahu info penting apa saja yang harus ada dalam pembungkus paket. Sekarang, Anda juga perlu mengetahui cara menulis alamat yang benar berdasarkan jenis paket.

1. Paket Dokumen/Amplop

Menulis alamat paket dokumen
source: menitinfo.com

Mungkin ada diantara Anda yang baru pertama kali ingin mengirim paket yang isinya dokumen. Cara menulis alamat paket dokumen. 

Penulisan alamat surat yang benar pertama, cantumkan alamat lengkap dan jelas penerima paket di sudut kiri atas. Sedangkan untuk alamat pengirim paket cantumkan di sudut kanan bawah.

2. Paket di Toko Online

Bagi Anda yang menjalankan bisnis online, terutama yang berjualan di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan lainnya, tidak perlu susah-susah untuk menuliskan alamat lengkap secara manual. Pemilik toko cukup mencetak label yang berisi informasi data pembeli yang muncul di aplikasi. 

Di data ini informasi pembeli cukup lengkap. Seperti, nama, alamat penerima, no. Hp, kode booking, jenis ekspedisi, info barang hingga tarif ongkir lengkap tertera. Jadi, Anda sebagai penjual tinggal mencetak dan menempelkan label pada paket yang akan dikirimkan.

3. Paket yang di Packing Kardus

Paket yang di Packing dalam kardus, secara teori cara menuliskan alamatnya hampir sama dengan dokumen. Hanya saja, posisinya yang sedikit berbeda. Untuk paket jenis ini, Anda perlu menuliskan alamat jelas pengirim di sudut kiri bawah. Sedangkan untuk alamat penerima ditempatkan di sudut kiri atas. 

Namun pada prakteknya dilapangan sangat fleksibel, bebas dimana saja anda ingin menulis data pengirim dan penerima asalkan jelas. Dan jangan lupa untuk menyesuaikan ukuran tulisan pada alamat dengan besar kardusnya. Kalau kardusnya besar, usahakan alamat yang dicantumkan juga tulisannya diperbesar agar mudah dilihat kurir.

Anda tidak perlu mengalami kejadian seperti paket tidak bisa sampai atau paket dikembalikan ke Anda sebagai pengirim jika alamat tertera jelas. Cara menulis alamat paket di atas bisa jadi panduan saat Anda ingin mengirim paket.

Bang Zay ✔
Bang Zay ✔ Saya seorang blogger yang mencoba berbagi lewat tulisan agar hidup lebih bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Cara Menulis Alamat Paket Pengirim dan Penerima yang Benar"