Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Unsur, Senyawa dan Campuran - Pengertian, Contoh dan Tabel

Mempelajari tentang unsur senyawa dan campuran berfungsi agar anda mengetahui masing-masing objek dari perbedaan unsur, senyawa dan campuran. Supaya bisa membedakannya kita mesti mengetahui materi penyusunnya.

Perbedaan Unsur Senyawa dan Campuran

Jadi kira-kira apa saja sih yang membedakan dari 3 objek tersebut? Tidak perlu berpikir terlalu jauh atau terlalu rumit, kita bisa mempelajari 3 objek tersebut dari lingkungan sekitar.

Semua objek yang ada di lingkungan kita terdiri dari berbagai macam materi. Materi adalah sesuatu yang mempunyai volume dan massa. Materi sendiri memiliki wujud padat, cair, dan gas.

Contoh dari benda padat adalah batu, kayu, besi. Contoh benda cair adalah minyak, air, oli. Contoh benda gas adalah oksigen, hidrogen dll. Kemudian ada kelompok objek berupa unsur, objek berupa senyawa, dan objek berupa campuran.

Pengertian Unsur, Senyawa dan Campuran

  • Unsur
Unsur merupakan sebuah zat yang tak dapat dipisah ke unsur lain (yang lebih sederhana) melalui reaksi kimia. di alam semesta, unsur terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu unsur logam, semi logam dan non logam.

Yang menjadi karakter utama unsur logam yaitu berupa zat padat, dapat menjadi penghantar listrik yang baik serta memiliki titik leleh / titik didih yang tinggi. Pada unsur non logam, bisa berbentuk padat, gas maupun cair.

Karakteristik utama unsur semi logam yakni padat namun rapuh dibandingkan unsur logam. Saat suhu tinggi (sebagai konduktor) dan saat suhu rendah (sebagai isolator). Sedangkan pada non logam berupa cair, padat atau gas dan tidak dapat menghantarkan panas/listrik dengan baik.

Contoh zat unsur:
  • Logam : Emas (Au), besi (Fe), Alumunium (Al), Perak (Ag).
  • Non logam : Oksigen (O), hidrogen (H), Florin (F).
  • Semi logam : Arsen (As) dan Boron (B)

  • Senyawa
Senyawa adalah bentuk dari reaksi kimia dari dua atau beberapa unsur. Berbeda dengan unsur, senyawa dapat dibagi lagi menjadi unsur lain atau senyawa lain. Proses pemisahan senyawa bisa terjadi karena reaksi kimia. Contohnya senyawa pada air (H2O) yang bisa dipisah dari penyusun unsurnya yaitu hidrogen dan oksigen melalui reaksi kimia.

Senyawa dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan asal pembentuknya, yaitu senyawa organik dan senyawa anorganik. senyawa organik berasal dari makhluk hidup sedangkan senyawa anorganik berasal dari daya mineral yang ada di bumi.

Contoh senyawa organik: Cuka makanan CH3COOH (asam aseta) dan Alkohol C2H5OH.
Contoh senyawa anorganik: Garam dapur (NaCl), Air (H2O) dan (Natrium Klorida)

  • Campuran
Campuran merupakan zat yang terdiri dari dua zat atau lebih dari zat yang berbeda tanpa adanya reaksi kimia apapun. Campuran merupakan penggabungan dari dua macam zat yang dapat dipisahkan secara fisik. Dalam melakukan proses pemisahan zat campuran hanya perlu dilakukan penyaringan.

Contoh Campuran :
Pasir dalam air dan dan butiran gula dalam bubuk susu.

Tabel Perbedaan Unsur, Senyawa dan Campuran

Setelah mengetahui pengertian dan contoh dari ketiga zat tersebut, selanjutnya admin akan menjelaskan perbedaannya dalam sebuah tabel yang lebih sederhana


Pembeda Unsur Senyawa Campuran
Penyusun Tidak bisa dipisahkan dengan reaksi kimia biasa dan unsur disusun dari zat murni atau zat tunggal. Disusun dari unsur-unsur dan bisa dipisahkan melalui reaksi kimia Disusun oleh beberapa zat dan dapat dipisahkan secara fisik.
Sifat Lebih sederhana dari senyawa Berbeda dengan sifat-sifat unsur penyusunnya Zat penyusun masih tampak terlihat
Proses Tersedia di alam Terbentuk dari perubahan kimia Terbentuk dari perubahan fisika
Bang Zay ✔
Bang Zay ✔ Saya seorang blogger yang mencoba berbagi lewat tulisan agar hidup lebih bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Unsur, Senyawa dan Campuran - Pengertian, Contoh dan Tabel"

Berlangganan via Email